Berita Terkini

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal akan menggelar kegiatan *Halaqah Hari Santri Nasional* pada Selasa Kliwon, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Santri sebagai Pelopor Perdamaian dan Peradaban Global”.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kabupaten Kendal.
Halaqah ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. KH. Achmad Rozigi, Lc., M.H.I., pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, serta Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sementara itu, kegiatan akan dipandu oleh moderator Dr. KH. Mukh. Mustamsikin, S.Ag., M.S.I., yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Kendal.
Melalui kegiatan halaqah ini, diharapkan para santri dan masyarakat dapat memperkuat pemahaman mengenai peran strategis santri dalam menjaga perdamaian, merawat kerukunan, serta berkontribusi dalam membangun peradaban global yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Santri tidak hanya memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, persaudaraan, dan cinta tanah air menjadi modal penting bagi santri untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang kontribusi para ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sekaligus memperkuat komitmen generasi penerus dalam menjaga keutuhan bangsa.
Dengan mengangkat tema perdamaian dan peradaban global, Halaqah Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Kendal diharapkan menjadi ruang dialog, pertukaran gagasan, serta penguatan wawasan keislaman yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya santri yang berilmu, berakhlak, berdaya saing, serta mampu membawa pesan perdamaian dan kemaslahatan bagi masyarakat luas.
Masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan kalangan santri, diharapkan dapat mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam memaknai Hari Santri Nasional 2026.
Dipost : 19 Oktober 2026 | Dilihat : 5
Share :